Messi Menjadi Mimpi Buruk Pep

Hattrick Messi dan Kartu Merah Bravo

Kunjungan reuni Pep Guardiola ke Camp Nou rupanya tidak berakhir manis bagi skuad asuhan Pep, Manchester City. Tuan rumah Barcelona berhasil menghajar sang tamu dengan skor akhir 4-0.

Hattrick dari Lionel Messi serta satu gol Neymar sukses membuat pasukan Pep pulang dengan wajah tertunduk. Sang pemain sukses mencatat hattrick dalam laga Babak Penyisihan Grup C di Liga Champions tersebut.

Peran Messi bukan hanya menyarangkan tiga gol ke gawang Citizens yang dijaga Claudio Bravo. La Pulga juga merupakan sosok yang menjadi dalang dibalik gol Neymar dalam laga yang digelar di Camp Nou, Kamis dinihari tadi.

messi-menjadi-mimpi-buruk-pep-2

Atas hasil gemilang tersebut, Luis Enrique pun memberikan pujian kepada Lionel Messi, yang teracatat baru menjalani dua laga usai kembali dari masa pemulihan cedera pangkal pahanya.

“Kehadiran Messi memberikan perbedaan dalam skuad. Dia (Messi) merupakan memegang peran kunci dalam permainan tim secara keseluruhan,” ujar Enrique via situs resmi klub.

“Penyelesaian akhir Messi telihat seakan dirinya sedang bermain di halaman sekolah.”

Enrique juga menambahkan: “Baru saja kembali dari cedera tampaaknya bukaan masalah bagi Messi. Anda bisa lihat cara dia membangun permainan tim”

Messi sukses membuat Barca unggul bahkan sebelum wasit mengusir Claudio Bravo keluar lapangan, dan sisa dua gol nya dicetak Messi sebelum Jeremy Mathieu juga menerima kartu merah. Sang allenatore pun berpendapat bahwa sejak Bravo diganjar kartu merah, seketika permainan berubah.

“Gaya bermain Manchester City terus berubah selama pertandingan berjalan. Bermain melawan mereka sangat sulit,” ujar Enrique.

“City bermain dengan baik sepanjang pertandingan; sampai akhirnya pengusiran Bravo mengubah jalannya pertandingan”

Nolito : Kehadiran Messi Buat Perbedaan di Skuad Barca

Menanggapi kekalahan Manchester City di markas Barcelona, penyerang The Citizens, Nolito ikut angkat bicara. Nolito memberikan pujian kepada penyerang Tim Catalan, Lionel Messi.

messi-menjadi-mimpi-buruk-pep

Nolito yang notabene merupakan jebolan akademi Barcelona tersebut pun menganggap bahwa kehadiran Messi sungguh membuat perbedaan dalam permainan Blaugrana.

“Messi merupakan pemain terbaik di dunia saat ini. Sehingga bukan hal yang aneh jika dirinya mampu membuat perbedaan dalam permainan Barca,” ujar Nolito.

“Semua orang tau saat bola berada dalam penguasaan Messi, pasti akan terjadi sesuatu. Baik itu akan menjadi gol maupun sebuah assist.”

Ditanyakan tentang kekalahan telak 4-0 yang menimpa tim nya, Nolito menyatakan bahwa skor tersebut sangat menyesakkan bagi timnya.

Nolito berpendapat: “Kami bermain dengan baik di sepanjang paruh pertama, kami mencetak beberapa peluang, akan tetapi tampaknya dewi fortuna  tidak berpihak kepada kami di babak kedua.”

“Biar bagaimanapun, ini adalah sepak bola. Kita harus tetap melangkah. Pertandingan melawan Barca merupakan pertandingan yang amat sulit, akan tetapi kekalahan 4-0 sepertinya tidak layak bagi kami.”

Sebuah hal yang wajar jika kita menilai bahwa Lionel Messi merupakan mimpi buruk bagi skuad asuhan Pep Guardiola pada laga dini hari tadi.

Ini adalah kekalahan perdana bagi Manchester Biru sejak dimulainya musim kompetisi 2016-2017. Kekalahan perdana dengan skor akhir 4-0, wajar saja jika hal ini mengguncang mental para pemain The Citizens.

Matchday 6 La Liga : Posisi Madrid di Puncak Terancam

Imbang, Posisi Madrid Terancam

Hasil laga pada Matchday ke-6 La Liga Spanyol membuat api persaingan menuju papan atas klasemen semakin memanas. Dua seteru abadi Real Madrid dan Barcelona meraih hasil berbeda saat jornada 6 La Liga musim 2016-2017. Blaugrana berhasil mendulang hasil sempurna dalam laga kontra Sporting Gijon yang membuat posisinya kini naik ke peringkat dua, menempel Los Blancos yang pada laga kemarin hanya mampu mencatat hasil seri dari kunjungan ke markas Las Palmas.

sporting-gijon-0-5-barcelona

Pasukan Luis Enrique berhasil meraih kemenangan fantastis 5-0 saat bertandang ke markas Sporting Gijon di Estadio El Molinon, Sabtu (24/9/2016). Absennya Lionel Messi tidak membuat para punggawa El Barca tidak bisa mengembangkan permainan, hasilnya lima gol yang masing-masing dicetak oleh Luis Suárez (29′), Rafinha (32′), Neymar (81′, 88′) dan Arda Turan (85′) sukses  membawa tim asal Catalan melinjak ke urutan dua klasemen.

Sementara itu dalam laga yang digelar di Estadio Gran Canaria, Real Madrid terpaksa menelan pil pahit atas hasil imbang  2-2 menghadapi tuan rumah Las Palmas. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Marcos Asensio pada menit ke-33, euforia skuad asuhan Zinedine Zidane terpaksa berhenti saat Tana menyamakan kedudukan di meenit ke-38. Karim Benzema kemudian kembali membuat tim tamu berpesta dengan gol nya di menit 67′, namun gol Sergio Araujo saat laga tersisa lima menit memupuskan harapan sang pemuncak klasemen untuk membawa pulang poin penuh.

Hasil imbang dalam kunjungan ke markas Las Palmas kemarin tentunya membuat Los Galactios merasa tak tenang menghuni puncak klasemen La Liga saat ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo cs. kini hanya terpaut satu angka dengan penghuni peringkat dua, Barcelona yang mengoleksi 13 poin atas kemenangan besar kontra Sporting Gijon.

 

atletico-madrid-1-0-deportivo-la-coruna

Atletico, Villarreal dan Bilbao Siap Jadi Ancaman

Kejutan juga terjadi pada Matchday 6 La Liga  musim 2016-2017. Las Palmas dan Eibar yang seringkali dianggap penghuni papan bawah klasemen, pada musim ini justru mampu bercokol di posisi ke-5 dan 6. Kemenangan dua gol tanpa balas Eibar dalam raga kontra Real Sociedad serta kesuksesan tuan rumah Las Palmas yang mampu menahan imbang pemimpin puncak Real Madrid 2-2 membuat kedua klub tersebut mengklaim posisi 5 dan 6 klasemen dengan koleksi 10 poin.

Di lain pihak, penguasa posisi 3, 4 dan 5 klasemen La Liga yakni, Atletico Madrid, Villarreal dan juga Athletic Bilbao juga memberikan tekanan yang cukup kuat bagi dua klub teratas klasemen sementara, Barcelona dan Real Madrid. Atletico Madrid mengklaim tempatnya di urutan ke-3 usai kemenangan tipis 1-0 kontra Deportivo La Coruna. Gol Antoine Griezmann pada menit 70′ membuat Los  Rojiblancos sukses mengantongi hasil sempurna.

Sementara Villarreal menempel Atletico Madrid di urutan ke-4, jumlah poin sama namun kalah selisih gol dengan skuad asuhan Diego Simeone tersebut. The Yellow Submarine sukses menghantam tim tamu Osasuna dengan skor telak  3-1. Gol masing-masing dicetak oleh Alexandre Pato (5′), Bruno (pen. 24′) dan Nicola Sansone (39′) sebelum akhirnya tim tamu memperkecil ketertinggalan melalui penalti Roberto Torres saat injury time paruh pertama.

La Liga Matchday 5 : Madrid Tertahan, Barca Kehilangan Messi

Barcelona Kehilangan Messi

Laga pada matchday ke-5 La Liga 2016-2017 terlihat tidak banyak membuat perubahan pada posisi klub dalam klasemen sementara. Dari sekian pertandingan yang digelar pada pertengahan minggu kemarin, hanya Las Palmas lah satu-satunya tim papan atas yang gagal mencatat hasil positif. Akan tetapi, raihan hasil buruk tersebut tak banyak mempengaruhi posisi Las Palmas di klasemen  sementara.

Klub yang berada di bawah asuhan Quique Setien tersebut tetap mengisi posisi 5 klasemen sementara La Liga meski kemarin menyerah 1-4 atas Real Sociedad. Dalam pertandingan tandang  Las Palmas  kemarin, aksi Willian Jose (1′ , 53′), Carlos Vela (22′) serta David Zurutuza (35′) sukses membawa tuan rumah mendominasi laga. Sementara itu satu-satunya gol balasan tim tamu dicetak Tana pada menit ke-56′.

Atas hasil buruk tersebut, kini Las Palmas – yang sukses memberi kejutan sejak awal musim bergulir – ini, kini menempel klub aal Catalan, Barcelona dengan total 9 poin, usai hasil imbang yang melanda klub-klub penghuni papan atas La Liga.

la-liga-matchday-5-madrid-kokoh-di-puncak-barca-kehilangan-messi-1

Barcelona yang menjalankan laga krusialnya menghadapi Atletico Madrid di Estadio Camp Nou juga tak luput dari  tren hasil seri ini. Sempat memimpin lewat gol Ivan Rakitic di menit ke-41, aksi Angel Correa kemudian berhasil menjadi mimpi buruk bagi tuan rumahpada menit ke-61.

Tidak hanya gagal mencetak hasil sempurna di kandang, klub yang saat ini menghuni urutan ke-3 tersebut juga harus menerima kenyataan bahwa harus kehilangan sang kapten, Lionel Messi. Pelatih Luis Enrique terpaksa menarik pemain asal Argentina tersebut di tengah pertandingan akibat kambuhnya cedera paha yang diderita Messi.

Imbang, Madrid Tetap Kokoh di Puncak

la-liga-matchday-5-madrid-kokoh-di-puncak-barca-kehilangan-messi

Sementara itu, Real Madrid harus puas dengan hasil imbang 1-1 dalam laga kamis dini hari lalu. Adalah Villarreal yang sukses menahan sekaligus memutus rekor 16 kemenangan beruntun Los Galacticos di kompetisi La Liga.

Namun, meski harus berbagi poin dengan Villarreal, Madrid masih kokoh berada di puncak klasemen La Liga Spanyol dengan total poin 13. Sedangkan The Yellow Submarine masih bercokol di posisi lima klasemen sementara.

Bermain di hadapan para pendukungnya, Cristiano Ronaldo dkk tampil dominan sejak 15 menit pertama. Akan tetapi, rapatnya lini belakang Villarreal sukses membuat skuad asuhan Zinedine Zidane tersebut frustrasi.

Bahkan ujung tombak El Real, Karim Benzema, hampir membuka keunggulan Madrid pada menit ke-18. Namun, sundulan pemain asal Perancis  tersebut masih bisa dihalau oleh penjaga gawang Villarreal, Sergio Asenjo.

Yang mengejutkan adalah tim tamu justru hampir membuat Madrid tertinggal melalui aksi Denis Cheryshev. Meyambut umpan Samu Castillejo, Cheryshev melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang sayangnya masih berhasil dijinakkan oleh Kiko Casilla.

Cristiano Ronaldo dengan tembakan kaki kanannya juga hampir membawa Los Blancos unggul pada menit ke-32 jika saja bola tidak melambung di atas gawang yang dijaga Sergio Asenjo. Begitu juga dengan usaha Gareth Bale pada menit ke-38 yang sayangnya masih melebar dari tiang gawang Villarreal.

Petaka bagi Madrid terjadi di menit ke-45, Sergio Ramos yang tak sengaja menyentuh bola dengan tangannya berbuah hadia penalti bagi tim tamu. Panenka Bruno yang menjadi eksekutor penalti tersebut sukses menaklukan Kiko Casilla dan memberikan keunggulan 0-1 bagi Villarreal.

Memasuki menit ke-48, Sergio Ramos sukses menebus kesalahannya usai menyamakan kedudukan bagi Madrid melalui sundulannya yang bersarang di pojok kanan bawah gawang Villarreal. Hingga wasit meniup peluit panjang, baik Madrid maupun Villarreal tak berhasil mencetak gol kemenangan dan membuat kedua tim terpaksa berbagi poin.

 

Neymar Ejek Brewok dan Rambut Pirang Messi

messi-neymar-blonde

Neymar Ledek Kumis dan Janggut Messi

Tren mewarnai rambut pirang/blonde yang sedang hits di kalangan remaja urban sepertinya tidak luput mewabah di kalangan para pesepakbola profesional. Sejumlah pemain seperti Aaron Ramsey, Samir Nasri, Neymar, hingga Lionel Messi pun tampaknya tidak ingin ketinggalan tren tersebut.

Lionel Messi yang belum lama ini melakukan makeover dengan cara menumbuhkan brewok di wajahnya, kini terlihat mengubah warna rambutnya menjadi pirang total. Akan tetapi, perubahan ekstrim ala Messi tersebut justru menjadi bahan lelucon dari rekan setimnya di Barcelona, Neymar.

Padahal belum lama ini Neymar juga memutuskan untuk mewarnai rambutnya menjadi kunig serah seperti sang kapten. Ditanya tentang tren yang melanda para pesepakbola internasional tersebut, Neymar pun hanya tertawa sambil sesekali meledek Messi.

“Sebenarnya saya juga ingin menumbuhkan janggut seperti dia, tapi sayang rambut di wajah saya hanya bisa tumbuh sedikit, jadi saya memutuskan untuk menghabiskannya saja. Tapi jika disuruh memilih, saya sih lebih baik bersih tanpa janggut,” ujar Neymar sambil bercanda.

 

messi-neymar-blonde-2

Rambut Pirang dan Brewok Messi Untuk Keberuntungan

Perubahan penampilan Lionel Messi sebenarnya sudah menjadi bahan pembicaraan para penikmat sepak bola di seluruh dunia usai tampil dengan janggut lebatnya ketika Argentina berpartisipasi dalam  Copa America Centenario 2016 lalu.

Messi menjelaskan tujuannya memelihara janggut saat itu adalah untuk membawa keberuntungan bagi timnas Argentina di ajang Copa America.

Ironis nya, skuad Albiceleste justru harus menelan pil pahit usai kalah adu penalti 2-4 di final melawan timnas Cili. Dan lebihi menyakitkannya lagi, ini adalah kali ketiga Messi gagal membawa Argentina juara meski sudah sampai ke laga final.

Jelang bergulirnya kompetisi La Liga musim 2016-2017, Messi kembali memutuskan untuk melakukan perubahan pada penampilannya. Pemain yang dijuluki La Pulga tersebut memutuskan untuk mewarnai rambutnya menjadi pirang.

Dan entah ini memang kebiasaan mensugesti atau apakah itu, Messi beralasan dengan mengubah warna rambut dirinya ingin memulai karier sepakbolanya dari awal.

Melihat perubahan tampilan sang rekan yang sangat cepat, Neymar pun memberikan pendapatnya.

“Messi sebenarnya terlihat cukup tampan dengan rambut pirang dan brewoknya. Dan sepertinya saya rasa masih banyak ruang di wajahnya untuk melakukan makeover agar Messi bisa menjadi lebih tampan lagi,” kata Neymar sambil tertawa.

Neymar dan Messi saat ini menjadi favorit untuk meraih gelar FIFA Ballon d’Or 2016. Penyerang asal Brasil tersebut berhasil tampil gemilang dan mengantar Barca mengangkat trofi La Liga serta Piala Super Spanyol. Neymar juga sukses membawa timnas Brasil meraih medali emas dalam turnamen Olimpiade 2016.

Neymar dan Lionel Messi direncanakan akan duturunkan pelatih Luis Enrique mengisi lini depan Barcelona jelang laga kontra Leganes dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol musim 2016-2017 pada Sabtu 17 September 2016 nanti.